VPS (Virtual Private Server)
Adviser: Sutrisno
Developer: Siti
Maisyaroh
Abstrak: Tugas ASJ tentang "VPS (Virtual Private Server)". Di Lab TKJ
pada hari Jum'at Tanggal 21 Agustus 2020.
A. Pengertian VPS
Virtual Private
Server (VPS) adalah sebuah tipe server yang menggunakan teknologi virtualisasi
untuk membagi hardware server fisik menjadi beberapa server virtual yang di
hosting di infrastruktur fisik yang sama.
B.
Fungsi dan Kegunaan VPS
Berikut ini adalah beberapa fungsi
yang bisa digunakan dengan menggunakan VPS :
1. Web Hosting Salah
satu penggunaan yang populer adalah untuk menyediakan web hosting. Virtual
Private Server sangat tepat untuk level menengah dan situs web perusahaan,
dimana aplikasi membutuhkan konfigurasi yang spesifik dan hanya bisa dilakukan
oleh Superuser. Penggunaan ini juga cocok untuk memulai bisnis web hosting
dengan anggaran yang terbatas namun layanan dengan yang berkualitas.
2. Backup Server Kebutuhan
backup server untuk menjamin layanan selalu berjalan normal adalah sangat
penting. Backup server ini bisa meliputi situs web, surel, berkas, dan basis
data. Semua layanan ini berada dalam kondisi fisik dan logical yang terpisah
sehingga meminimalisasi kerusakaan atau kehilangan data.
3. Sebagai file server atau
storage server dimana kita bisa menyimpan file dan data baik melalui ftp,
maupun http.
4. Sebagai server remote desktop, dimana kita bisa mendownload dan mengupload file secara
remote, menjalankan aplikasi forex, bot/ robot & automation, spinner.
5. Sebagai host server untuk
VPN dan Tunneling.
6. Application Hosting Dengan
Virtual Private Server, memungkinkan untuk membangun custom mission critical
software tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu mahal. Melakukan outsource
development aplikasi juga sudah menjadi trend untuk menghemat biaya sehingga
investasi jauh lebih efisien.
7. Development/Test Environments Virtual Private Server juga membantu untuk melakukan
serangkaian development testing secara efisien, beberapa sistem operasi dan
alamat IP publik dengan mudah bisa dilakukan, koneksi secara remote untuk reboot
dan penggantian interface cukup dilakukan dengan cepat, sama seperti halnya
mempunyai 1 rak yang penuh dengan server testing.
8. Educational Outpost Virtual
Private Server menjadikan ajang untuk bereksperimen UNIX Operating System
dengan berbagai macam distribusi sekaligus. Membuat proses ekperimen lebih
beragam dan lebih mudah membandingkannya.
C. Jenis - Jenis VPS
1. Open Vz adalah
jenis virtualisasi VPS dalam level sistem operasi dan bekerja dalam shared
kernel (berbagi kernel). Merupakan tipe VPS yang paling umum ditawarkan karena
tingkat penggunaan resourcenya cukup rendah, tapi ini mengakibatkan banyak
hosting provider menjualnya lebih dari batas seharusnya (overselling). Jadi ada
kemungkinan performa VPS anda malah akan turun seiring banyaknya VPS yang
dijual untuk node (server) yang digunakan. OpenVZ tidak bisa menggunakan sistem
operasi Windows, jadi sebelum terlanjur membeli dan bila ingin menggunakan
Windows dalam VPS maka beli saja VPS jenis KVM. Sistem operasi yang ditawarkan
umumnya adalah dalam parian Linux.
2. KVM (Kernel-based Virtual Machine) adalah jenis virtualisasi VPS dalam level kernel. Jadi
VPS anda bisa berinteraksi langsung dengan hardwarenya, inilah kelebihan KVM
dibanding OpenVZ yang harus berkomunikas melalui sistem operasi. Kalau anda
memerlukan virtualisasi penuh maka KVM adalah jawabannya.
Bila anda ingin menginstall Windows, BSD atau Solaris maka anda harus
menggunakan KVM. Karena memiliki akses langsung ke perangkat keras KVM biasanya
memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan OpenVZ dengan jumlah memori
yang sama.
3. Xen HVM (Hardware Virtual Machine) merupakan tipe virtualisasi dalam tingkat kernel, jadi
mirip dengan KVM. Kelebihannya adalah virtualisasi hardware secara penuh
dibanding OpenVZ dan didukung oleh perusahaan Xen. Jadi umumnya kalangan
korporat lebih memilih teknologi virtualisasi ini dalam mengelola Virtual
Machine-nya.Merupakan jenis full virtualization maka Xen HVM bisa diinstall
Windows. Secara popularitas HVM merupakan teknologi ketiga terpopuler yang
ditawarkan di internet.
4. Microsoft Hyper-V adalah
jenis virtualisasi VPS yang paling cocok kalau anda hanya berurusan dengan
sistem operasi Windows. Sebaiknya anda menggunakan HyperV untuk Windows kalau
biaya bukan hambatan bagi anda karena harganya akan sedikit lebih mahal
dibandingkan jenis virtualisasi lainnya dan ini belum memperhitungkan biaya
lisensi sistem operasi Windows. Bisa menginstall sistem operasi selain platform
Windows kalau menginginkan, seperti Linux, BSD atau Solaris. Ini cocok bagi
developer yang ingin menyatukan pengelolaan semua Virtual Machinenya dalam satu
tempat. Apalagi control panel Hyper-V memiliki GUI (Graphical User Interface)
yang tentunya akan mempermudah anda menangani VM di server tersebut.
D.
Penyewaan VPS
Penyewaan VPS terdiri dari 2 kategori yaitu, VPS Managed dan VPS
Unmanaged;
1. VPS Managed yaitu
Server kosong atau hanya berisi IP, root dan password.
2. VPS Unmanaged yaitu
Sudah terinstall OS Linux atau Windows atau yang sesuai dengan hosting.
Sekian
Penjelasan Saya
Terimakasih

Komentar
Posting Komentar